Jumat, 18 Juli 2014

wonderful Indonesia

Suasana sore hari di Puri Agung Hotel Resort Ungaran

Suasana malam hari di Puri Agung Hotel Resort yang penuh dengan nuansa jawa

Sabtu, 21 Juni 2014

Budaya Jawa rangkaian acara "Siraman" di Puri Agung Resort

 Rangkaian dimulai dengan calon penganten yang akan siraman setelah acara sungkeman mempersiapkan diri


 Utusan keluarga calon putri pembawa kendi berisi air tirta pawirta dari 7 sumber untuk siraman diserahkan


 Kendi diterima oleh utusan keluarga calon penganten pria, diteruskan untuk acara siraman


 Pembawa kendi menuju tempat siraman yang ada kendaga tirtanya


 Siraman (untuk persiapan kebersihan lahir dan batin) oleh Ibunda calon penganten pria


 Air tita pawirta yang ada dikendi, dituangkan oleh Ibunda pada sekujur tubuh calon penganten pria


 Kendi dipecahkan sebagai tanda maksud hati di lunaskan saampai habis


 Acara tigas rikma (potong rambut) oleh Bunda kepada ananda yang tercinta


 Calon raja (sehari) mempersiapkan diri madepok (midodaren) untuk malamnya

Acara budaya Jawa yang sakral dan sangat harmonis dilaksanakan oleh keluarga Aceh

Dengan beckground tulisan jawa "Menang tanpo ngasorke (menang tanpa merendahkan) semoga menjadi wibawa mukti di kemudian hari

budaya sungkeman di Jawa

Budaya sungkeman di Jawa saat ini sudah jarang dilakukan, gambar diatas adalah cara sesepuh memberitahukan bahwa acara sungkeman calon penganten kepada ayah bunda  segera dilakukan


Sujud (sungkem) kepada bunda mohon doa restu
 




Meninggalkan pendopo Puri Agungh menuju tempat siraman
 

Jalan didampingi ayah bunda
 

Rabu, 04 Juni 2014

visit jawa tengah 2014

 Ayo berkunjung ke Jawa Tengah 2014, khususnya ke Kabupaten Semarang, lebih khusus ke Puri Agung Hotel Resort Ungaran, Jl Raya Lemah abang-Bandungan KM 3.5 Bergas Ungaran Kabupaten Semarang

DESTINASI WISATA INDONESIA



Saat anak bangsa ikut membangun kembali kebudayaan bangsanya dalam destinasi Indonesia

           Puri Agung di bangun berdasarkan inspirasi penulis ketika berkunjung ke Korea Selatan, Vietnam dan beberapa negara di Asia lainnya. Saat kunjungan kerja tersebut, semua diminta untuk mengenali : a. Huruf  dan filsafat Korea, b. tempat-tempat kesenian Korea, c. Rumah adat dan Istana Korea, d. tempat-tempat tanaman bunga. e. Makanan  Korea  dll. Hal ini menginspirasi kami untuk mewujudkan kondisi itu di Indonesia khususnya Jawa lebih khusus Semarang. Atas dukungan generasi muda (putra-putri)  maka disusunlah perencanaan pembuatan Rumah adat Jawa yang dilengkapi dengan aksara  dan filsafat jawa, kesenian jawa, kebun bunga, makanan jawa dll.
        Secara pribadi rencana ini dimintakan dukungan dan restu dari Bupati Semarang dan Walikota Semarang serta Gubernur Jawa Tengah dan juga para tokoh masyarakat.
          Setelah fisik bangunan terwujud maka hal ini dapat dikatakan merupakan sumbangsih Puri Agung Hotel Resort di Ungaran Kabupaten Semarang dalam peran serta dan partisipasi aktif masyarakat usaha terhadap perencanaan pengembangan kepariwisataan di Semarang (baik kota maupun kabupaten) dalam bentuk penyediaan sarana akomodasi yang memiliki karakter khusus budaya jawa, sekaligus menjadi daya tarik wisata di Semarang.
         Dalam kapasitas sistem penyelenggara kepariwisataan terdapat tiga unsur, yakni : 1. Pemerintah, 2. Penyelenggara usaha, 3. masyarakat pada umumnya
  1. Pemerintah selaku penentu, pengatur, pembina dan penyelenggara kebijakan umum (public policy) yang memberikan jasa / layanan kebutuhan umum (public services), termasuk layanan keperluan penyelenggaraan pariwisata a.l. pelayanan informasi pariwisata;
  2. Penyelenggara Usaha Pariwisata, yang menyediakan jasa / layanan khusus kebutuhan wisatawan (traveller – orang yang bepergian atau berada dalam perjalanan) – termasuk layanan informasi perjalanan;
  3. Masyarakat pada umumnya, berupa sikap dan perilaku masyarakat, – termasuk para pengusaha barang dan jasa kebutuhan masyarakat secara umum -, dalam menerima dan melayani wisatawan, – termasuk juga layanan informasi umum;
        Permasalahan yang timbul kemudian justru pada sikap pemerintah khususnya pemerintah daerah. Apakah bangunan yang dapat menjadi daya tarik wisata ini mendapat peduli dan simpati dari pemda, sedangkan disisi lain masyarakat usaha sudah melaksanakan peran serta dan partisipasi aktifnya.
Harapan dari m,asyarakat usaha pada umumnya  adalah  agar perencanaan dapat dilakukan secara terarah pada hal-hal yang sifatnya berorientasi pada pasar. Pengembangan kepariwisataan pun menjadi upaya yang efektif dan produktif.
          Mengacu pada Kriteria Penilaian Index Dayasaing Pariwisata yang diterbitkan oleh World Economic Forum (WEF) perencanaan kepariwisataan dapat juga dilakukan, terutama dalam mengidentifikasi
kelemahan yang ada agar dapat diperbaiki dan ditingkatkan kondisinya sehingga meningkatkan dayasaing destinasi yang bersangkutan.

Contoh Publikasi Destinasi dalam web dan gambar.
 



 

Kamis, 29 Mei 2014

Pariwisata minat khusus di Jawa Tengah

            Karena bentuk dan isi bangunan ini dominan pada karakter budaya Jawa, maka fasilitas pendoponya sering digunakan sebagai perhelatan perkawinan/pawiwahan, pameran, fasilitas gamelan lengkap dengan wayangnya sering digunakan untuk pelatihan peningkatan keterampilan dalang dari berbagai daerah. Penari jawa berlatih bersama-sama dengan penari-penari lain dari berbagai daerah. Kebun bunga tumbuh subur karena udaranya sejuk dan tanahnya subur. Area resort juga digunakan untuk kegiatan capacity bulding dan outbond praktis dan aman. Kegiatan meeting dari instansi vertikal dan SKPD serta perusahaan-perusahaan juga sering dilakukan di tempat ini. Sebagai hotel juga tersedia kamar-kamar dan villa-villa yang dilengkapi dengan kolam renang dan area permainan anak-anak.
           Beberapa agen perjalanan wisata dan wisatawan yang hadhir secara pribadi melakukan kegiatan wisata di Borobudhur, Prambanan, Dieng dan Gedongsongo bahkan Umbul Sidomukti, banyak yang memilih menginap di Puri Agung Resort Hotel. Acara-acara yang berorientasi pada penggemblengan "Nation and Character Building" dari berbagai daerah di jawa (termasuk Jakarta) sering diselenggarakan disini.
Semoga mempunyai nilai manfaat bagi bangsa dan negara termasuk budaya.

Selasa, 22 April 2014

Trip Advisor Hotel Resort

        Sekelpmpok anak muda memiliki ide kreatif bersama, ide tersebut dituangkan dalam rekonstruksi bangunan rumah adat jawa dengan penempatan/tataletak sesuai philosofi jawa maka lahirlah lingkungan rumah-rumah/gedong jawa, Pendopo utama dilengkapi dengan gamelan, Dalam waktu tertentu dipagelarkan wayang kulit dan tari jawa serta diperdalam sastra jawa, sehingga hotel yang semula diharapkan untuk mengobati kerinduan orang jawa terhadap budayanya meningkat menjadi destinasi wisata budaya yang banyak digemari tamu asing.
       Tamu-tamu asing yang berkunjung dan menginap di Hotel Resort Puri Agung diawali dari negara Malaysia, Singapura, berlanjut pada tamu Jepang, Korea, Taiwan. Kuwait, Arab Saudi, Perancis dan Amerika Latin. Tamu dari nusantara diawali dari Samarinda, Balikpapan, Batam, Jakarta, bandung, Tuban, Bali dll.
          Ide kreatif para anak muda tersebut akhirnya menjadi ekonomi kreatif di bidang pariwisata budaya. Anak-anak muda tersebut asli Indonesia (Bumiputera) yang berharap daerahnya memiliki kebanggaan terhadap daerahnya.sendiri. Peran pemerintah diharapkan sebagai fasilitator yang mampu mendorong anak-anakmuda tersebut lebih berkreasi.